Sering Mengujar Kebencian, Rizieq Dan Tengku Zulkarnaen Resmi Dilarang Ke Kalimantan Barat

Sering Mengujar Kebencian, Rizieq Dan Tengku Zulkarnaen Resmi Dilarang Ke Kalimantan Barat

Baca Juga

WARTABALI.NET - Penolakan Habib Rizieq dan Tengku Zulkarnaen di Kalimantan barat kapan lalu ternyata akan berdampak permanent, pasalnya sampai saat ini gubernur telah mengeluarkan himbauan yang menyatakan larangan bagi kedua orang tersebut untuk mendarat di Kalbar, apa sebabnya simak begitu heroiknya sikap gubernur Kalbar Berikut ini



 Ketua Tim Advokasi dan Konsultasi Hukum Majelis Adat Dayak Provinsi Kalimantan Barat, Yohanes Nenes menegaskan, seluruh komponen masyarakat Suku Dayak sepenuhnya siap menghadang tokoh Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shibab dan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnaen, apabila datang datang ke Kalimantan Barat.

Hal itu dikemukakan Yohanes Nenes, Sabtu (29/4/2017), menanggapi pernyataan Gubernur Kalimanantan Barat Cornelis, saat pembukaan pesta ada selepas panen padi Suku Dayak Kanayatn di Kabupaten Landak, Naiki Dango, Kamis, 27 April 2017.

Dalam pidato tanpa teks yang rekamannya tersebar di media sosial, Cornelis, menegaskan, Rizieq dan Tengku Zulkarnaen dilarang ke Kalimantan Barat karena menebar kebencian terhadap umat non Islam.
[ads-post]
Sebagai Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Cornelis, menegaskan, tetap berada di barisan paling depan untuk mencegah Rizieq dan Tengku Zulkarnaen masuk lagi ke Kalimantan Barat, di dalam melakukan berbagai bentuk provokasi kepada masyarakat.

Zulkarnaen diltolak masyarakat Suku Dayak di Bandar Udara Susilo, Sintang, Kabupaten Sintang, Kamis, 12 Januari 2017, karena dalam ceramahnya di Riau, Oktober 2016, menyebut orang Dayak tidak layak masuk surga, karena sebagai orang kafir derajatnya lebih rendah dari binatang. Sedangkan Rizieq dalam banyak kesempatan, selalu menyebutkan orang di luar Islam, merupakan kelompok kafir.

Diungkapkan Yohanes Nenes, ada informasi berkembang Rizieq Shibab akan menghadiri sebuah kegaitan di Mempawah, Sabtu, 6 Mei 2017, sehingga apapun alasannya, harus dicegah sebelum menginjakkan kakinya di Kalimantan Barat.

“Kami sudah siap kepung Bandar Udara Supadio, Pontianak dan pelabuhan lainnya di Kalimantan Barat yang akan dijadikan pintu masuk Rizieq Shibab,” ungkap Nenes.[net]

Related Posts

Sering Mengujar Kebencian, Rizieq Dan Tengku Zulkarnaen Resmi Dilarang Ke Kalimantan Barat
4/ 5
Oleh