Sampai Kemarin Anies-Sandi Cuma Mendapatkan 3 Karangan Bunga, Kenapa ?? Ini Alasannya

Sampai Kemarin Anies-Sandi Cuma Mendapatkan 3 Karangan Bunga, Kenapa ?? Ini Alasannya

Baca Juga

WARTABALI.NET - Fenomena karangan bunga untuk Ahok meman telah dicatat oleh dunia dan oleh Negeri ini, bahwa kekalahan Ahok tidaklah sepi, banyak yang merasa kehilangan meskipun di pilkada DKI suara Ahok kalah telak, entah apa sebabnya, yang jelas karangan bunga yang membanjiri Balai Kota Jakarta hingga saat ini membuktikan bahwa Ahok adalah orang yang layak menuju jenjang berikutnya, karena dukungan yang menghampiri dan merasa kasihan melihat negeri ini yang mana gagal mempertahankan sosok orang yang berkinerja baik hanya karena hembusan isu SARA, dan itu telah dicatat oleh Dunia, tidak bisa dihapus dan ini merupakan borok yang ada di Indonesia, entah kapan akan sembuh dan kapan bisa dicegah kembali - oknum oknum yang mempergunakan agama untuk berpolitik itu memang ada dan terlihat nyata pada Pilkada DKI, tapi mereka menolak dan membantah bahwa mereka itu ada, inilah gambarang Pilkada DKI, yang akhirnya kita tahu betul siapa sosok sosok itu, tidak perlu kita sebutkan karena semua juga sudah paham,



Kembali lagi pada soal karangan bunga, sangat menarik memang ketika kekalahan AHok itu tidaklah sesepi yang diperkirakan, bahkan kesepian itu malah menghampiri pihak pemenang, entah kenapa semua terbalik, entah kenapa semua itu ada dan terjadi di Jakarta, dari karangan bunga yang terpantau maka dapat diinformasikan bahwa sampai tanggal 28 April kemarin pagi karangan bunga yang Anies-Sandi Terima Hanyalah sebanyak 3 Buah, sedangkan Ahok-Djarot sudah mengantongi karangan bunga bukti cinta dan dukungan sebanyak 4.000 buah, dan dunia telah mencatatnya
[ads-post]

Karangan Bunga Untuk Anies-Sandi Sampai Saat ini Hanya 3 Buah


di posko pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, tidak sebanyak karangan bunga yang diterima Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota Pemprov Jakarta.

Berdasarkan pantauan Suara.com, saat ini hanya ada tiga karangan bunga yang ada di posko Anies. Ketiganya berisi pesan ucapan selamat atas kemenangan Anies-Sandiaga.

Karangan bunga yang pertama yaitu dari perusahaan jasa pembayaran Pay Tren milik PT. Veritrasentosa Internasional. Di-ketahui, perusahaan tersebut milik ustad Yusuf Mansur.

Karangan bunga yang kedua yaitu dari Ketua Umum organisasi Front Pemuda Musslim Maluku (FPMM), Umar Key.

Sedangkan karangan bunga yang ketiga, yaitu dari Ar East Mining Pte, Ltd, atas nama Nasser Al Junied dan Joseph Hong.

Seperti diketahui, sejak hari Senin, (25/4/ 2017), Balai Kota Pemprov DKI Jakarta dibanjiri karangan bunga dari pendukung Ahok-Djarot. Saat ini, jumlah karangan bunga tersebut sudah mencapai kurang lebih seribu buah.[ref-sua]

Karangan Bunga Untuk Ahok-Djarot sudah Mencapai 4.000 Buah


Karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus berdatangan ke Balai Kota. Menurut data, hingga hari ini sudah ada 4.000 lebih karangan bunga untuk Ahok.

"Sampai pukul 14.20 WIB, karangan bunga yang kita terima sudah 4.206 buah," kata Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri, Mawardi kepada wartawan, Jumat (28/4/2017).

Sebelumnya, Ahok mengatakan dirinya tidak akan melarang warga untuk terus mengirim karangan bunga ke Balai Kota. Padahal jumlah karangan bunga di Balai Kota jumlahnya sudah ribuan.

Ahok menyebut bahwa karangan bunga yang ada di Balai Kota bisa dijual lagi. Selain itu, Ahok juga mengibaratkan Balai Kota saat ini layaknya sebuah festival bunga yang bisa dinikmati oleh warga tanpa perlu keluar uang banyak.

"Kita nggak mau larang, tutup (kiriman karangan bunga). Itu kan bisa dijual dan diambil orang. Itu satu papan, nanti orang bisa ambil, lalu jual ke tukang bunga Rp 50 ribu," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/4/2017).

"Kamu kalau bikin festival bunga, berapa duit? Ini kan kayak festival bunga. Nggak usah keluarkan uang. Masyarakat akan menikmati kan," lanjut Ahok.[ref-dtk]

Nah dari kedua karangan bunga tersebut, semoga saja kita berharap bahwa orang orang dibalik kemenangan Anies-Sandi bukanlah orang orang penuntut yang mana menjadikan Anies-Sandi hanyalah sebagai kuda politik, yang bisa dikendalikan dan disuruh melakukan pekerjaan mereka dan hanya dituntut jasanya saja, Selamat Beraktifitas, Semoga Jakarta Baik Baik Saja

Related Posts

Sampai Kemarin Anies-Sandi Cuma Mendapatkan 3 Karangan Bunga, Kenapa ?? Ini Alasannya
4/ 5
Oleh