Preman Daeng Ajiz Mangkal Di Kalijodo, Ini Komentar Anies Baswedan

Preman Daeng Ajiz Mangkal Di Kalijodo, Ini Komentar Anies Baswedan

Baca Juga

WARTABALI.NET - Tidak dapat dipungkiri semenjak kekalahan Ahok para PNS Nakal sudah berani melawan dan bahkan bermunculan kembali, mereka merasa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah tidak bertaji lagi karena waktu memimpin dirinya sudah tinggal sebentar lagi, hal inilah yang menjadi alasan mengapa pns pns nakal ini muncul dan bahkan sudah berani memunculkan preman preman lama Kalijodo di RPTRA, sehingg simstem parkir yang sudah digital dirubah menjadi sistem parkir manual dengan para preman tersebut sebagai penguasanya, tanggapi hal itu berikut komentar Anies Baswedan yang secara tidak langsung didukung oleh Ketua Preman itu sendiri yaitu Daeng Ajiz



Anies Baswedan menolak untuk menangani masalah premanisme di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, di Jakarta Utara. Sebab masalah itu menjadi wewenang pemerintah daerah yang sekarang. Sementara dia –meski memenangi Pilkada DKI versi hitung cepat—belum resmi menjadi gubernur. "Gubernurnya sudah ganti? Kok bisa ya? Menurut saya tertibkan saja dan justru ini menjadi ujian, bahwa perubahan yang dilakukan adalah perubahan yang terinstitusikan," ujar Anies, Selasa, 25 April 2017.
[fquote]
Baca Ini - Ahok Kalah Preman Preman Lama Kalijodo Muncul dan Kuasai RPTRA KALIJODO
[/fquote]
Menurut Anies, penentuan segala keputusan yang berkaitan dengan pemerintahan merupakan tanggung jawab pemerintah saat ini. "Karena Pilkada itu proses penentuan kepemimpinan, sementara pemerintahan penentuannya oleh pejabat pemerintah sekarang," ujarnya.
[ads-post]
Anies mengatakan, kemenangannya dalam Pilkada DKI Jakarta tidak secara otomatis mengalihkan tanggung jawab pemerintah saat ini. Gubernur baru hasil Pilkada DKI 2017 itu baru memikul tanggung pemerintahan setelah dilantik Oktober mendatang. “Pemerintahan hari ini jalan terus," katanya

Pernyataan Anies itu sebagai tanggapan atas munculnya praktik premanisme di kawasan Kalijodo, Jakarta Utara. Indikasinya, terjadi pungutan liar terhadap pengunjung RPTRA yang memarkir kendaraan di tempat itu. Sementara mesin pakir elektronik yang tersedia di sana tidak berfungsi lagi.[temp]

Related Posts

Preman Daeng Ajiz Mangkal Di Kalijodo, Ini Komentar Anies Baswedan
4/ 5
Oleh