GEMPAR !! 12 Orang Satu Keluarga Di Garut Diduga Akan Gabung Dengan ISIS

GEMPAR !! 12 Orang Satu Keluarga Di Garut Diduga Akan Gabung Dengan ISIS

Baca Juga

WARTABALI.NET - Soal merebaknya demam ISIS di Indonesia tampaknya tidak bisa dianggap sebelah mata, terlebih setelah berbagai kasus yang menimpa Indonesia dan berhasil digagalkan oleh kepolisian sampai saat ini, kini kasus terbaru adalah satu keluarga di Garut yang mana akan bergabung dengan ISIS, namun berhasil digagalkan oleh pemerintah Turki, hal ini sangat menyakitkan dimana ketika mereka berhasil gabung dan kemudian kembali lagi ke Indonesia, dipastikan mereka akan menjadi Teroris yang menghancurkan Indonesia itu sendiri, simak bagaimana kronologis dan cerita lengkap mengenai keluarga Garut yang join Isis berikut ini



Garut - Seorang siswi salah satu madrasah di Garut, Jawa Barat berinisial TS dikabarkan dideportasi oleh Pemerintah Turki lantaran diduga hendak berangkat menuju Suriah untuk bergabung dengan kelompok ISIS. Ia berangkat dengan ibunya dan 11 orang kerabat lainnya.

Setelah ditelusuri, TS merupakan seorang warga Kampung Babakan Cikajar, Desa Sukarame, Kecamatan Bayongbong Garut. Camat Bayongbong, Santari membenarkan bahwa yang bersangkutan merupakan salah seorang warganya.

"Betul TS adalah warga Kecamatan Bayongbong, menurut warga sekitar TS sudah menghilang dari rumahnya sejak sebulan terakhir," ungkap Santari kepada wartawan saat ditemui di Kantornya, di Jalan Raya Bayongbong, Sabtu (29/4/2017) sore.

Baca juga: Diduga Hendak Gabung ISIS, Siswi Asal Garut Dideportasi Pemerintah Turki

Santari menambahkan, selain dengan sang ibu yang diketahui berinisial N, TS juga diketahui berangkat menuju Suriah bersama 11 orang lainnya, yang masih merupakan keluarga TS.

"Setelah dicek, TS berangkat bersama ibu dan saudaranya yang lain, jumlahnya ada 13 orang termasuk TS. Semuanya merupakan satu keluarga," katanya.
[ads-post]
Namun Santari tidak berkomentar terkait isu yang menyebut bahwa keluarga tersebut hendak bergabung dengan Kelompok Radikal ISIS. Ia juga mengaku tidak mengetahui keberadaan dari 13 warganya tersebut.

"Saya belum bisa memastikan apakah mereka gabung ISIS atau tidak, yang pasti 13 orang itu sudah tidak berada di kediamannya. Kabar yang masuk ke saya masih simpang siur, ada yang sebut mereka di Turki ada juga yang menyatakan mereka sudah ada di Bali," pungkasnya.

Sebelumnya Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan menerima laporan dari Kedutaan Besar Indonesia untuk Turki bahwa ada warganya yang dideportasi.

"Memang sudah ada informasi ada warga Garut yang dideportasi otoritas Turki. Karena diduga akan menuju Suriah," ungkapnya kemarin.[dtk]

Related Posts

GEMPAR !! 12 Orang Satu Keluarga Di Garut Diduga Akan Gabung Dengan ISIS
4/ 5
Oleh