Bunga Ahok Mereka Sebut Rekayasa, Balai Kota Malah Lebih Ramai Hingga Kulineran.

Bunga Ahok Mereka Sebut Rekayasa, Balai Kota Malah Lebih Ramai Hingga Kulineran.

Baca Juga

WARTABALI.NET - Suasana Balai kota Saat ini memang diluar dugaan, Animo masyarakat untuk ketemu dan memberikan ucapan terima kasih serta semangat untuk Ahok-Djarot malah meningkat drastis, tapi kenapa masih saja ada yang menyebut hal ini adalah rekayasa,, mungkin justru mereka yang rekayasa, yang jelas suasana Balai Kota sekarang malah sangat ramai dan massa sibuk kulineran di Balai Kota sungguh peristiwa yang mengharuskan, mengapa rakyat melakukan hal ini ?? karena mereka tahu kekalahan itu sepi, sehingga dorongan semangat dan ucapan terima kasih tidak henti hentinya diberikan untuk Ahok-Djarot, simak bagaimana keseruan balai Kota Hari ini



Sampai hari ini, Balai Kota DKI Jakarta masih kebanjiran kiriman karangan bunga untuk Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Bahkan bagian dalam lapangan Balai Kota sudah tak mampu lagi menampung karangan-karangan bunga tersebut, akibatnya banyak karangan bunga yang ditaruh di pinggir jalan raya di sekitar kantor gubernur itu.

Hal itu membuat lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan menjadi tersendat. Selain itu, banyak pengendara yang menepikan kendaraannya karena ingin melihat karangan bunga tersebut.

Petugas berulang kali menegur pengendara tersebut. "Pak jangan diparkir di sini kendaraannya," ujar salah satu petugas dishub, Kamis (27/4).
[ads-post]
Pemandangan di depan Balai Kota tampak seperti sebuah galery pameran bunga. Trotoar berubah menjadi lorong bunga yang dipadati oleh warga.

Memasuki Balai Kota, terlihat banyak warga yang datang berkunjung. Tujuan utama mereka adalah untuk berfoto bersama Ahok.

Antrean untuk bertemu dan foto bareng Ahok terlihat di bagian pendopo. Pemandangan warga yang berdesak-desakkan terlihat di pintu masuk, tak sedikit pula yang datang dengan mengenakkan kostum kotak-kotak ciri khas relawan Ahok-Djarot.

Meski sudah diatur dengan sistem antre dan dijaga petugas, mereka masih terus berdesak-desakkan meski sudah diingatkan berulangkali melalui pengeras suara. "Bapak ibu sabar, jangan dorong-dorongan semua akan terlayani. Enggak usah buru-buru, tenang saja," ujar petugas.

Warga yang sudah masuk pendopo nantinya akan diarahkan keluar melalui pintu samping. Di sana mereka akan menemukan bazar yang sedang diadakan di Balai Kota. Warga yang kehausan atau lapar bisa langsung menjajal kuliner tradisional di tempat tersebut. [mdk]

Related Posts

Bunga Ahok Mereka Sebut Rekayasa, Balai Kota Malah Lebih Ramai Hingga Kulineran.
4/ 5
Oleh