Ada Teror Sniper Untuk Rizieq, Polda Jabar Tantang Saksi Lapor Ke Polisi

Ada Teror Sniper Untuk Rizieq, Polda Jabar Tantang Saksi Lapor Ke Polisi

Baca Juga

WARTABALI.NET - Postingan Teror Sniper Untuk Habib Rizieq telah membuat banyak orang resah, apakah hal ini nyata atau tidak yang jelas kepolisian belum mendapatkan laporan mengenai adanya aksi teror tersebut, soal postingan yang telah menyebar itu inilah tanggapan kepolisian


Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat menanggapi informasi teror sniper yang dialamatkan kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.



Info itu bererdar di jagad dunia maya, setelah akun facebook Ratono Efendi mengatakan jika sniper kini telah menjangkau ruang pribadi Rizieq Shihab di Mega Mendung, Kabupaten Bogor. "Lagi saya tanyakan belum dijawab oleh Kapolres, lagi saya tanyakan ke Polres Bogor," kata dia ketika dihubungi Arah.com, Jumat (28/4).
[ads-post]
Namun, Yusri meminta seluruh pihak yangmerasa dirugikan atas informasi tersebut segera melapor. Hal itu, tambahnya, agar pihak kepolisian dapat segera melakukan penyelidikan. "Kalau memang ada ya laporkan saja, kalau gak dilaporkan mana kita bisa tindak, mana bisa kita tau," ujarnya.

"Katanya ada sniper nembakin rumah Rizieq Shihab, kalo gak ada laporannya mana bisa kita tau kalau (cuma) ngoceh-ngoceh saja," imbuhnya.

Sebelumnya, akun Facebook atas nama Ratono Efendi menyebutkan bahwa tempat shalat Habib Rizieq Shihab dibidik sniper, ia juga menyebutkan hal itu merupakan teror bagi Habib Rizieq. Foto yang menunjukkan bekas bidikan dan caption-nya tersebut diunggahnya kemarin (27/4) sekira pukul 12.47 WIB. (arh)

Yang Seperti ini memang lagi marak, entah apa yang dikabarkan itu benar atau tidak yang jelas tanggapan kepolisian tentunya sudah tepat, dimana Harus ada pelapor untuk kasus ini, agar tindakan penyelidikan bisa dilakukan, entah ini merupakan HOax, Nyata, atau hanya mencari sensasi, atau bahkan ini merupakan bentuk undangan untuk membela Habib Rizieq kembali yang akan segera dipanggil kepolisian , yang jelas kasus ini masih abu abu, bisa saja kembali ke Ratono Efendi sendiri sebagai penyebar pertama yang pertama kali dipanggil kepolisian untuk dimintai keterangan

Related Posts

Ada Teror Sniper Untuk Rizieq, Polda Jabar Tantang Saksi Lapor Ke Polisi
4/ 5
Oleh